TAK ADA KATA YANG DAPAT MENGGAMBARKANNYA.
- Jul 30, 2015
- 1 min read

Untuk saat ini hatiku benar-benar kosong serasa hilang entah kemana. Menyakitkan memang tapi tak ada lagi air mata. Aku melepaskan segala gengsiku untukmu. Menahan malu hanya untuk sekedar mengetahui kabarmu. Tapi apa yang aku dapat, sakit hati? Ya. Untuk kesekian kalinya kamu membalas segala perjuanganku mengalahkan gengsiku dengan pengabaian. Kamu tak tahu betapa susahnya aku sebagai wanita untuk mengalahkan segala gengsi yang ada hanya untukmu. Dan inilah akhirnya, batas kesabaranku telah usai. Inilah akhir dari perjuangan dan penantianku selama ini. Aku lelah memperjuangkanmu yang hanya datang dikala kau sepi sedangkan ketika aku membutuhkanmu kau seakan menutup mata dan telingan tak ingin tau kabar tentangku. Aku hanya ingin berpesan belajarlah untuk menghargai wanita yang memperjuangkanmu, sayangi dia dan jangan ada wanita yang lainya cukup dia.


























Comments