Entahlah.
- Jul 26, 2015
- 1 min read
Tak dapat ku pungkiri. Rasa sakit ini masih membekas. Semenjak kau membalikkan badanmu dan menjauh dariku. Tak ku sangka ternyata saat ini kau telah bersamanya. Mulai merajut impian indah berdua. Lalu bagaimana denganku?
Kapan aku dapat merajut impian dengan yang lain? Bodohnya aku yang masih menunggumu kembali berbalik dan melangkah bersamaku.



























Comments